Probolinggo, Jawa TimurTegalsiwalanDesa · Artikel · Cerita · GaleriData, cerita, dan galeri bawang

Mulyadi mencoba mulsa untuk bawang merah di Bulujaran Lor

Laporan lapangan tahun 2017 dari Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan, mencatat percobaan Mulyadi memakai mulsa plastik hitam perak.

Foto ilustrasi petani bawang di Kota Probolinggo, bukan Mulyadi · Instalaundry / Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0
Kembali ke cerita

Laporan lapangan tahun 2017 dari Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan, mencatat percobaan Mulyadi memakai mulsa plastik hitam perak.

Lokasi: Desa Bulujaran Lor, Kecamatan Tegalsiwalan. Ini kisah dari desa tetangga dalam kecamatan yang sama, bukan dari Desa Tegalsiwalan. TIMES Indonesia melaporkannya pada 22 Maret 2017.

Mencoba cara tanam yang berbeda

Mulyadi menanam bawang merah dengan mulsa plastik hitam perak, bahan yang menurut laporan sebelumnya lazim dipakai pada cabai besar. Ia mencoba menerapkannya pada bawang setelah berdiskusi dengan penyuluh pertanian lapangan setempat.

Mulyadi melaporkan pekerjaan penyiangan, penyiraman, dan pemupukan terasa lebih ringan pada percobaannya. Angka penghematan yang ia sebut adalah pengalaman satu kasus, bukan hasil uji yang bisa langsung diterapkan di semua lahan. Baca laporan lapangan TIMES Indonesia untuk konteks lengkapnya.

Foto sampul adalah petani bawang merah di Kota Probolinggo, bukan potret Mulyadi atau lahan Bulujaran Lor. Foto: Instalaundry / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0.

Cerita lainnya

Baca cerita lainnya