Arsip kunjungan Ditjen Hortikultura mencatat Muhasan, penangkar yang berdomisili di Desa Tegalsiwalan, dan cara ia menyiapkan benih.
Dari arsip, bukan wawancara baru. Dalam laporan kunjungan ke gudang perbenihan Probolinggo, Ditjen Hortikultura menyebut Muhasan sebagai penangkar bawang merah yang berdomisili di Desa Tegalsiwalan. Saat itu ia juga menjelaskan arus bawang yang masuk ke gudang dari beberapa daerah, termasuk Biru Lancor.
Benih yang dijaga setelah panen
Laporan itu mencatat cara Muhasan mengeringkan benih memakai asap dari bara tungku. Cara tersebut ditulis berdampingan dengan metode penangkar lain yang mengandalkan panas matahari. Keduanya menjadi jejak pengetahuan perbenihan yang pernah diamati di wilayah ini.
Isi laporan membahas persediaan hingga Maret 2016. Karena itu, kisah ini menggambarkan praktik pada waktu kunjungan, bukan pernyataan bahwa Muhasan masih memakai cara yang sama hari ini. Baca arsip asli Ditjen Hortikultura.
Foto sampul hanya ilustrasi umbi bawang merah; lokasi pengambilan tidak tercantum. Foto: Candramawa99 / Wikimedia Commons, CC0 1.0.



